Kuliah Sabtu Minggu

Program Kuliah Sabtu Minggu Jakarta bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang bekerja untuk melanjutkan pendidikan ke Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2).

Hari kuliah bisa dipilih Senin sampai Minggu. Biaya studi terjangkau dan dapat diangsur sesuai kemampuan.

Cara Menulis Resume Tanpa Memiliki Pengalaman Kerja

Sebuah proses pencarian pekerjaan yang sukses diawali dengan sebuah resume yang menyoroti suatu keahlian dan pengalaman kerja. Namun apa yang terjadi ketika Anda tidak memiliki apapun untuk menulis tentang hal itu? Banyak fresh graduates dan mahasiswa yang kerap menghadapi masalah ini. Tips berikut ini terbukti akan membantu anda dalam

Tips No 1: Bicaralah tentang apa yang dapat Anda lakukan dalam resume Anda
Tanpa adanya nama besar dari suatu perusahaan atau jabatan bagus untuk mendukung Anda, maka akan kecil sekali kemungkinan suatu perusahaan untuk mengambil bahkan melihat resume anda. Tingkatkan kesempatan Anda untuk mendapatan perhatian dari suatu perusahaan dengan menyoroti keahlian anda. Lampirkan contoh dari pekerjaan Anda atau juga beberapa portfolio online yang anda miliki. Bicaralah tentang apa yang anda bisa dan pastikan Anda memiliki bukti konkret untuk mendukung pernyataan Anda. Beberapa sertifikat pelatihan dapat membantu Anda disini. Pengusaha cenderung untuk memberikan Anda suatu kesempatan kerja berdasarkan kemampuan yang anda miliki.

Tips No 2: Biarkan Kepribadian Anda Bersinar di Resume Anda
Resume Anda gerbang Anda untuk menuju karir impian Anda. Tampilkan kepribadian Anda dengan berfokus pada kegiatan yang Anda cintai dan menghubungkannya dengan posisi yang Anda lamar. Bicara tentang apa yang dapat Anda lakukan dengan cara yang segar dan menarik. Gunakan kata-kata dan bahasa yang mencerminkan siapa Anda secara pribadi.
Forbes mencantumkan beberapa resume klise yang harus Anda hindari saat menulis resume untuk pemula tanpa pengalaman kerja:
  • Dedikasi itu membosankan menurut Steve Lengerud, direktur untuk peluang profesional di Universitas DePauw. Dia menambahkan bahwa itu adalah kata yang paling dekat dengan anjing golden retriever. Aduh!
  • Berorientasi Pada Detail adalah sesuatu hal yang dimana Karen Harris, seorang kepala di Harris Allied Recruitment Firm, merasa harus benar-benar dihindari. Pengusaha umumnya sangat akrab dengan hal tersebut sehingga mereka tidak lagi melihatnya sebagai sesuatu yang bermakna dalam hal pencarian tenaga kerja baru
  • People Person (Orang yang Easy-Going dan Mudah Bergaul) umumnya tidak akan memberikan kamu apa-apa selain membuat kamu gregetan menurut Peggy Padalino, VP dari Social Networking hub, JobFox. Dia mengatakan bahwa pewawancara akan mengetahui ini selama wawancara dan hal tersebut tidak diperlukan dalam resume anda.
Tips No.3: Sertakan Usaha Sukarela dan Menulis tentang keterampilan di kehidupan nyata.
Masukkan beberapa upaya yang kamu lakukan secara sukarela dan berbicaralah mengenai berbagai keterampilan yang kamu pelajari dari situ. Sebagai contoh, jika kamu pernah ikut bekerja secara sukarela untuk Palang Merah, maka kamu bisa membahas bagaimana pengalaman tersebut telah mengembangkan keterampilan kamu dalam berorganisasi, serta memancing kamu untuk berpikir kritis. Gambarkan juga keterampilan dari kehidupan nyata yang diambil dari pengalaman pribadi kamu dan ceritakan juga tentang hal itu. Hal ini akan sangat mendukung penulisan resume tanpa pengalaman kerja.
Janganlah biarkan kurangnya pengalaman kerja menghentikan kamu untuk melamar ke berbagai lowongan pekerjaan. Ada banyak sekali ribuan artikel online yang bisa membantu kamu untuk menulis resume untuk pemula tanpa pengelaman kerja. Sebagai tips final, fokuskan kepada hal-hal yang bisa kamu kuasai dan kamu akan mendapatkan kesempatan lebih tinggi untuk mendapatkan semua itu ketika interview.

Nayarini Estiningsih, ST. MSc. Mendapat Beasiswa S2 di Hungaria dan Inggris selama 2 tahun


Ketika Nayarini Estiningsih memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya dari D3 ke Jenjang S1 jurusan Teknik Industri selama 3 semester dengan mengikuti Program Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana (PKK UMB) pada tahun 2003 sampai 2005.

Berbekal pengalaman kerja di bidang industri dan keinginan untuk mempelajari lebih dalam mengenai bidang tersebut, Program Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana menarik minatnya untuk bergabung menjadi salah satu dari sekian banyak mahasiswa senior atau karyawan yang belajar di Mercu Buana setiap akhir pekan, karena program ini menawarkan sistem pembelajaran yang bersifat terbuka dan tidak mustahil dilakukan oleh mereka yang ingin belajar tetapi masih tetap harus bekerja.

Program Kelas Karyawan di Universitas Mercu Buana sangat terjangkau biayanya, menawarkan program penjurusan yang bervariasi sesuatu minat dan keahlian, dan sangat mengerti kebutuhan karyawan yang berkeinginan untuk kuliah lagi namun sangat terbatas dalam hal ketersediaan waktu.

Dosen-dosen yang profesional, berpengalaman dan sangat mengerti serta memahami kebutuhan para mahasiswanya, mampu mengantarkan setiap materi perkuliahan dengan gaya serius tapi santai, serta sangat terbuka untuk diajak berdiskusi. Waktu perkuliahan menjadi menyenangkan dan tidak terasa membebani, meski setiap mahasiswa tetap harus bekerja dari hari Senin sampai Jumat, dan harus ke kampus setiap hari Sabtu dan Minggu.

Program perpanjangan S1 tersebut berhasil diselesaikannya dengan prestasi yang cukup membanggakan, bahkan begitu lulus ia berhasil memperoleh beasiswa dari Uni Eropa pada tahun 2005, untuk langsung meneruskan ke jenjang S2 di Hungaria dan Inggris selama 2 tahun.

Setelah menyelesaikan pendidikan S2 Tahun 2007 di The University of Manchester, Nayarini bekerja sampai sekarang sebagai Quality Engineer di Sphere Medical Ltd Cambridge Inggris.